KECEPATAN AKSES INTERNET
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada
saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam
kecepatan akses internet, yaitu
downstream dan
upstream.
Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari
server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search
engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan
transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server.
Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data
yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan
dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam
satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah
mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama
dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih
besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps
Akses Internet
Pada
dasarnya, akses internet dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu akses
dial up
dan akses dedicated
•
Akses dial up menggunakan
modem (modulator demodulator) dan saluran telepon. Setiap kali
pengguna akan mulai mengakses internet, pengguna akan mennghubungi
nomor ISP untuk menghubungkannya dengan internet
•
Akses dedicated memberikan
layanan tanpa henti sehinga biayanya tidak tergantung pada lama nya
pengguna mengakses internet. Pengguna akan dibebani biaya langganan
yang biasanya tetap tiap bulan sesuai tarif ISP
Saluran
yang bisa digunakan untuk memperoleh akses internet adalah sebagai
berikut
Saluran Telepon
Untuk
mengakses internet, diperlukan modem. Modem digunakan
untuk
mengubah sinyal digital menjadi
sinyal analog dan sebaliknya.
ISDN
(Integrated Service Digital Network)
ISDN merupakan
layanan telepon digital berkecepatan tinggi.ISDN memberikan
akses internet cepat hingga 128 kbps. Akses melalui
ISDN
memerlukan modem khusus meskipun sinyal yang
ditransmisikan
sudah berupa sinyal
digital
HDSL (High Data-Rate
Digital Subscriber Lines)
HDSL
sama dengan jaringan E 1 saat ini. HDSL dapat beroperasi
melayani penggunanya dalam jarak 3,6 Kilometer saja, namun Repeater
dapat
dipasang untuk memperpanjang
jarak jangkauan
.
SDSL (Symetric
Digital Subscriber Line)
SDSL merupakan
koneksi yang memiliki spesifikasi upload
& download yang sama. Biasanya
jaringan ini digunakan untuk
keperluan
komersial dimana sang pengguna dapat mengirim data dalam jumlah
besar.
SDSL juga dapat membuat web
server, FTP server, mengirim e-mail dengan
kapasitas
yang besar, dan sebagainya.
ADSL
(Asymetric Digital Subscriber Line)
ADSL
dapat men-support pengiriman data dari 1,5 sampai 9 Mbps saat
menerima (downstream rate) dan dari 16 sampai 640 Kbps saat mengirim
data (upstream rate). ADSL juga dikenal dengan tekhnologi Internet
Broad-Band.
VDSL
(Very High-Bit-Rate Digital Subscriber Line)
VDSL
dapat mengantarkan data dari 13 Mbps sampai dengan 52 Mbps
downstream dan 1,5 hingga 2,3 Mbps upstream dengan menggunakan
kabel tembaga twisted. Jarak
jangkauan ini paling maksimal adalah 1,3 Km.
IDSL
(Integrated Service Digital Network DSL)
DSL mempunyai
kecepatan 144 Kbps, 128 Kbps, atau 64 Kbps. Pada dasarnya IDSL
adalah sebuah line ISDN BRI yang digunakan sebagai based
line.
VSAT
(Very Small Aperture Terminal)
VSAT
dignakan bagi mereka yang berada di tempat terpencil. Dengan VSAT
koneksi internet dapat dilakukan tanpa infrastruktur lain
seperti leased line.
VSAT
berbentuk piringan besar dan menghadap ke langit. VSAT
tersebut menghadap GEO (Geostationary
Earth Orbit). Satelit ini dapat
meliput sepertiga permukaan bumi.
Radio
Paket
Radio Paket merupakan
suatu bentuk komunikasi data yang menggunakan gelombang radio
sebagai media koneksi. Modem radio jenisnya bermacam-macam, modem
pertama kali di buat adalah TNC (Terminal
Node Controller) pada tahun 1982. Yang kedua adalah Baycom Modem
yang dikembangkan oleh Baycom Group, Jerman.
TV
Kabel
Jaringan televisi kabel
yang semula hanya digunakan untuk mengirim siaran hiburan dan berita,
kini mulai di lengkapi dengan layanan internet. agar dapat mengakses
internet, operator TV kabel punya dua pilihan, pilihan yang pertama
adalah membangun dan mengoperasikan sendiri layanan internetnya,
artinya operator berfungsi sebagai broadband
server. Dengan cara seperti ini
pelanggan tidak perlu berlangaanan ISP lain. Pilihan kedua, operator
TV kabel bekerja sama dengan ISP lain.
Kabel
Listrik atau PLC(Power Line
Communication)
Media
ini mampu menyediakan akses internet dengan kecepatan 10 Mpbs dengan
konsep melalui kabel listrik berkat riset dan inovasi terbaru.
Secara
khusus, frekuensi sinyal daya listrik dalam range 50/60 Hz yang
sinyal data ini dapat dinaikan sampai 500/600 Hz
WAP
(Wireless Application Protocol)
WAP
adalah sebuah protokol yang memungkinkan para pengguna telepon
genggam dapat mengakses layan-layanan online
internet dengan menggunakan
built-in browser pada
ponsel
GPRS (General Packet
Radio Service)
Teknologi GPRS
memungkinkan orang dapat mengakses internet dimanapun berada selama
sinyal GPRS tersebut ada. Koneksi via GPRS memiliki kecepatan akses
sampai 115 kbps yang berarti kecepatanya duakali lipat dibandingkan
koneksi via dial-up(telepon)
yang hanya 56 kbps
WiFi
(Wireles Fidelity)
WiFi
adalah standart teknologi wireless yang mampu menyediakan akses
internet dengan bandwidth besar, kecepatannya mencapai 11Mbps. WiFi
merupakan alat teknologi tanpa kabel yang bekerja seperti telepon
selular di dalam dan di luar rumah namun masih dalam radius jarak
dari base station.
WiFi tidak sama
dengan Bluetooth, meskipun keduanya adalah koneksi wireless. WiFi
adalah koneksi nikrabel berkecepatan tinggi dan berjangkauan
panjang.
Perangkat Keras Akses
Internet / Intranet
Pemilihan
spesifikasi komputer disesuaikan dengan kebutuhan kita ,namun makin
cepat prosesor yg digunakan dalam computer tersebut ,maka makin baik
pula kecepatan kita dalam mengakses internet .
Berikut
ini merupakan perangkat keras minimal yg dapat disarankan untuk
mengakses internet .
Biasanya , tiap
ISP memberikan sarat minimal computer kepada pelanggannya disesuaikan
dengan layanan yg akan diberikan .
Spesifikasi
perangkat keras minimal yg digunakan untuk mengakses internet adalah
sebagai berikut :
Procesor
setara Pentium II , bila sebuah computer sebagai tubuh manusia ,
processor adalah otaknya . fungsi processor adalah mengolah semua
informasi yg dimasukkan pengguna computer serta memberikan hasil
sesuai dgn kehendak sang pemakai .itu sebabnya mengapa processor
mutlak diperlukan sebuah computer untuk beroprasi .
Memory
atau RAM , 16MB dan Hardisk 2GB , memory computer atau RAM berfungsi
menyimpan data sementara sedangkan memory hardisk berfungsi untuk
menyimpan datadata seperti pesan, file , gambar , suara , dan
program aplikasi .makin besar suatu memory , maka makin banuak data
yg bias ditampung .
Monitor
VGA , singkatan dari monitor video Graphics array yg merupakan
standar output graphics dasar .monitor computer berfungsi untuk
menampilkan data aatau file ,program computer dan sebagainya dalam
bentuk fisual.
MODEM
28.800 bps , modem adalah singkatan darri MODULATOR-DEMODULATOR
(modulasi demodulasi) , yaitu alat yg digunakan untuk menghantar dan
menerima data dari sebuah PC yg lain melalui jaringan telepon .
modulasi demodulasi dapat diartikan sbg , proses perubahan sinyal
digital dari computer mnjd sinyal analog sehingga dapat dikirim dari
telepon
Telepon , modem
memerlukan saluran telepon untuk melakukan tugasnya .pada dasarnya ,
proses saat modem terhubung dengan telepon dan kita mulai hubungan
dengan internet service provider atau ISP = proses kita menelpon .
kecepatan modem juga sangat berpengaruh terhadap rewkening telepon
yang harus kita bayar setiap bulan.
AKSES INTERNET TANPA KABEL
1. GPRS (Kecepatan Akses Internet-GPRS)
Tentu Anda
mengenal handphone (HP) bukan? Kebutuhan industri akan komunikasi
bergerak menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komunikasi data
yang banyak digunakan saat ini. GPRS adalah kepanjangan dari General
Packet Radio Service yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan
dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk
mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak
(mobile).
Sistem GPRS dapat
digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan
dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet.
Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun
jaringaan GPRS saat ini terpisah dari GSM.
Dalam teorinya
GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga
memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer,
notebook dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal
tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
- Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
- Software yang dipergunakan
- Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini menjelaskan
mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa
lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6
kbps.
2. 3G (Kecepatan Akses Internet-3G)
3G (dibaca: triji)
adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: third-generation
technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan
teknologi telepon nirkabel (wireless).
3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:
- Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
- Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
- Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.
Jaringan 3G tidak
merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP
perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G.
Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih
mudah dalam upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah
didesain untuk ke arah layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless).
Jaringan Telepon Telekomunikasi selular telah meningkat menuju
penggunaan layanan 3G dari 1999 hingga 2010. Jepang adalah negara
pertama yang memperkenalkan 3G secara nasional dan transisi menuju 3G di
Jepang sudah dicapai pada tahun 2006. Setelah itu Korea menjadi
pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah dicapai pada awal
tahun 2004, memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.
3.Wifi (Kecepatan Akses Internet-WiFi)
Pernahkan kalian
melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan
Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan
frekuensi tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian
yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel
(Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi
IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti
802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut
menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh
hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi (Wireless
Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan
mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data
dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk
mengakses internet, Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan
tanpa kabel di perusahaan. Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi
dengan “Kebebasan” karena teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada
pemakainya untuk mengakses internet atau mentransfer data dari ruang
meeting, kamar hotel, kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot
Spot”. Juga salah satu kelebihan dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak
perlu repot memasang kabel network. Untuk masalah kecepatan tergantung
sinyal yang diperoleh.
Wireless Broadband (Kecepatan Akses Internet-Wireless Broadband)
Wireless Broadband
memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk
ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wireless
Broadband juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang
menjadi standar internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas
kira-kira sampai 100 meter, sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai
jarak 1 kilometer dari stasiun pemancarnya.
Akses Wireless
Broadband juga disebut masih bisa diterima di dalam kendaraan
berkecepatan 60 kilometer per jam. WiBro dikembangkan Samsung bersama
dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah
mendapat sertifikat dari Wimax Forum. Teknologi ini mampu mengirim data
dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu
mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki
kemampuan mengirim data hingga 14 Mbps.
Berbagai tipe
tersebut hanyalah beberapa contoh saja, masih ada tipe-tipe koneksi yang
lain, dan semakin majunya perkembangan teknologi tentunya akan semakin
berkembangn juga teknologi akses intetnet dalam segi kecepatan akses
dll.